Korupsi adalah satu hal yang marak di bicarakan khalayak ramai, Dari masyarakat biasa sampai kalangan pejabat di seluruh dunia sudah mengenal istilah korupsi. Tiap hari kita di suguhkan dengan berita2 tentang korupsi. Sehingga terkadang kita juga bosan dengan keadaaan korupsi yang sudah marak menyelimuti negeri kita. Korupsi merupakan bentuk kecurangan yang dilakukan baik itu dalam kasus penyuapan, pemerasan penggelapan dana, dan nepotisme. Semua bentuk tindak korupsi tersebut nampaknya sudah menjadi budaya dan mengakar di berbagai tindakan masyarakat. Contoh sedrhananya, di lembaga pendidikan banyak mahasiswa yang membeli nilai atau gelar, banyak juga calon mahasiswa yang menyuap ketika ia tidak lulus di universitas impiannya, sang guru juga terkadang ada yang mencari peluang untuk melakukan korupsi contohnya dengan memungut uang dari muridnya tanpa sebab yang jelas. Selain itu kita juga sering melihat polisi yang mencari kesempatan untuk mencari2 kesalahan seorang pengemudi, membayar uang tanda terimakasih pada RT saaat pembuatan KTP, hal-hal seperti itu meerupakan korupsi, bukan? Diadalamnya terdapata unsur2 bentuk korupsi Sungguh memprihatinkan bila hal-hal sederhana seperti yang terjadi di lingkungan kita sudah di warnai dengan kasus korupsi.
Tindakan korupsi seperti ini harus di berhentikan, budaya korupsi juga harus dihilangkan, kita tidakm ingin kan, di juluki sebagai Negara yang punya kultur korupsi. Tentu saja karena korupsi sendiri adalah kata yang negative yang mempunyai tindak criminal. Bagaimana caranya untuk memngurangi korupsi??
Pemuda. Pemuda adalah salah satu elemen masyarakat yang dapat membantu untuk mengurangi korupsi. Karena pemuda adalah generasi bangsa yang nantinya akan berkiprah untuk memanaje bangsanya sendiri. Kita sebagai remaja harus mempunyai integritas dan moral yang tinggi, selain itu kita juga harus mempunyai hati nurani dan jiwa sosial, karena dengan mempunyai jiwa sosial kita memnjadi peka akan lingkungan sekitar . Karena yang kita tahu banyak masyarakat yang menderita karena korupsi. Selain itu kita mulai dari diri sendiri, bagaimana kita berrsikan adil dan jujur dalam melakukan perbuatan dan maukah kita keluar dari zona nyaman untuk optimis memberantas korupsi. Contohnya kita harus berani menerima kesalahan jika kita memang salah lalu di tilang polisi dengan denda yang setimpal bukan memberikan uang damai.
Selain itu penegakan hokum yang baik juga sangat berpengaruh dalam menindak kasus korupsi. Maka dari itu, sangat diharapkan sekali hokum di Indonesia dapat berjalan layaknya hokum sesungguhya yang di dalamnya terpilih pemerintah/aparat yang mempui intergritas dan moral yang baik. Manya butuh adsanya komitmen yang ditujukan oleh pemimpin dan aparatur pemerintahan dalam menegakan hukum.
Sebenarnya badan antikorupsi juga mempunyai pengaruh penting. Di Indonesia sendiri sudah ada KPK yang memnindak lanjuti kasus2 korupsi sehingga membawa dampak yang cukup signifikan dalam upayanya memberantas korupsi. Tantangannya disini adalah tinggal bagaimana KPK dapat memanagement kinerja para anggotanya untuk komitmen dan punya nilai integritas dan professional dalam kinerjanya,,
Cukup sekian dan Terimakasih… By : Atin Yakutin






0 komentar:
Posting Komentar